Sarjana Syari’ah Menjadi Notaris, Mengapa Tidak?

sarjana-syariah
Seiring dengan pesatnya lembaga keuangan syariah, mulai dari perbankan, asuransi, pasar modal dan lain-lain, banyak pihak yang mewacanakan dibentuknya asosiasi notaris syariah yang terpisah dengan “notaris konvensional”.

Atau perlunya persyaratan khusus bagi notaris yang akan praktik di lembaga keuangan syariah minimal mendapatkan sertifikat pendidikan khusus yang dikeluarkan oleh lembaga yang kompeten (misal Kerjasama INI (Ikatan Notaris Indonesia) dengan DSN (dewan syariah nasional MUI).

Sehubungan dengan itu Fakultas Syari’ah IAIN Walisongo akan menggelar Simposium Nasional “PENGEMBANGAN ILMU-ILMU SYARI’AH PASCA UNDANG-UNDANG NO. 30 TAHUN 2004 TENTANG JABATAN NOTARIS” yang akan diselenggarakan pada:

Hari : Selasa – Rabu
Tanggal : 27 – 28 September 2011
Tempat : Ruang Sidang Rektorat Lantai III Kampus I IAIN Walisongo

Hadir Sebagai Narasumber :
1. Prof. Dr. H. A.Gunaryo, M.Soc.Sc. (Guru Besar F.S. IAIN Walisongo)
2. Prof Dr. H.Yos Johan Utama, SH.M.Hum. (Dekan F.H. Undip).
3. Badar Baraba, SH.MH. (Ikatan Notaris Indonesia).
4. Drs. H. Chatib Rasyid, SH.MH. (Pengadilan Tinggi Agama)

(Source: fs.walisongo.ac.id)