Berita: Genjot Investasi, Ini Kemudahan Bagi Investor dari Pemkot Solo

Balaikota Solo (Foto: Evy 900 WordPress)

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mentargetkan tingkat investasi di Kota Bengawan pada 2017 naik minimal 10 persen.

“Target (investasi) tahun 2016 lalu, Rp 2,5 triliun tapi realisasi dan pengembangannya mencapai Rp 5,2 triliun. Untuk tahun 2017 ini target ditingkatkan 10 persen dari target tahun sebelumnya,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Toto Amanto, Senin (16/1/2017).

Untuk merealisasikan target tersebut, Toto mengatakan berbagai upaya akan dilakukan untuk memudahkan perizinan bagi investor.

“Bahkan jika besaran biaya retibusi daerah dianggap memberatkan, mereka bisa melakukan permohonan untuk kemudian bisa kami sesuaikan atau diringankan,” jelasnya.

Untuk awal tahun ini, Toto mengungkapkan sudah ada tiga investor besar yang telah mendapat izin untuk melakukan investasi di Solo.

Dipaparkannya, tiga investor tersebut, yakni pembangunan rumah sakit dan sisanya pendirian hotel berbintang.

“Untuk rumah sakit lokasinya di Laweyan. Untuk hotel, satu di kawasan Manahan dan satunya di Gilingan. Ketiganya saat ini sudah mendapatkan izin mendirikan bangunan (IMB) sehingga tinggal pembangunan fisik saja,” sambungnya.

Toto menambahkan Pemkot Solo juga mengarahkan para investor untuk ikut mengembangkan kawasan Solo Utara.

Menurutnya, untuk pembangunan di Solo bagian tengah dan selatan sudah cukup padat.

“Kami juga mengarahkan investor untuk menggarap Solo bagian utara karena untuk Solo bagian tengah dan selatan sudah terlalu padat,” tandasnya

Sumber: Jateng Tribun News