Resensi Buku: Membangun Koperasi Mandiri dalam Koridor Jatidiri

(Foto: Loetfi Hamdani)

Jatidiri Koperasi

Judul Buku: Membangun Koperasi Mandiri dalam Koridor Jatidiri

Penulis : Ibnoe Soedjono

Penerbit : LSP2I-ISC

Tahun Terbit : 2007

Kota Terbit: Jakarta

Jumlah Halaman : XIV+91

 

Koperasi lahir di Barat pada pertengahan abad ke 19 , ditengah-tengah perkembangan revolusi industri pada pertengahan abad ke 18 dan 19. Indonesia melalui pemerintah jajahan Belanda mengenal koperasi pada permulaan abad ke-20 menurut model Raefiisien pada tahun 1950-an prinsip-prinsip Rochdale mulai dianutnya. Penyeragaman pemahaman tentang prinsip-prinsip dan jatidiri koperasi di seluruh dunia dimungkinkan karena adanya International Cooperative Aliance (ICA) yang didirikan pada tahun 1895 dimana koperasi di Indonesia sejak tahun 1985 menjadi anggotanya.

Jatidiri Koperasi menjelaskan 3 aspek koperasi yakni :

Definisi Koperasi : perkumpulan orang atau bukan modal menganut asas kolektif (kebersamaan) dengan tujuan untuk melayani anggota-anggota dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan dan aspirasi-aspirasi mereka dalam ekonomi sosial dan budaya.

Nilai-nilai merupakan bagian yang melekat sejak kelahiran koperasi, karena koperasi lahir untuk menentang ketidakadilan dan penindasan oleh kapitalisme dan dampak revolusi industri pada waktu itu. Dengan menganut nilsi-nilsi tersebut sistem koperasi bercita-cita membangun sistem ekonomi yang manusiawi dan adil, yang dapat menjadi alternatif bagi kapitalisme.

Prinsip-prinsip koperasi merupakan garis-garis pemandu atau pedoman kerja bagi koperasi dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

Buku ini menerangkan tentang Jatidiri Koperasi. Koperasi hanya dapat dipahami secara benar jika tiga aspek diatas dilihat sebagai satu kesatuan yang utuh tidak terpisahkan satu sama lain. Karena ketiganya merupakan jatidiri koperasi itu sendiri. Kertasnya juga bagus.

 

Oleh Elva Aulia Mellinia

 

Sumber: UIN Kediri Blogspot