Resensi Buku Administrasi Publik

(Foto Globemart)

Nama Pengarang : Agus Dwiyanto.

Nama Penerbit : Gadjah Mada University Press bekerjasama dengan LAN RI.

Ketebalan Buku : xiv + 169 halaman

Tahun Terbit : 2015

Nomer Edisi : Cetakan Kedua

 

Buku ini menyajikan informasi dan ilmu tentang kepemerintahan. Lebih spesifik tentang pemerintahan daerah sebagai pelaku utama desentralisasi administrasi publik atau yang lebih dikenal dengan otonomi daerah. Selain menjabarkan tentang teori-teori kebijakan publik yang berjalan di pemerintah daerah dalam artian otonomi, buku ini juga membahas tentang apa saja lembaga dan aparatur sipil negara yang berperan sebagai aktor dalam keberlangsungan pelayanan publik tersebut serta upaya yang dapat dilakukan pemerintah kedepan dalam rangka pembembuatan kebijakan publik yang dapat mensejahterakan rakyat.

 

Buku ini memuat tentang birokrasi yang dibawakan dengan sudut pandang kritis, terlebih lagi mengkritisi upaya yang harus segera dilakuakan untuk perbaikan pelayanan public di Indonesia baik itu pemerintah pusat maupun pemerintah darah untuk mencapai pemerintahan yang berkelas dunia.

 

Selain itu buku ini penulis menyertakan contoh-contoh permasalah dan isu-isu yang telah ada dalam tumpang tindih kebijakan pemerintah pusat dengan daerah sebagi pelaksana otonomi di Indonesia serta perundang-undangan yang mengatur tentang kepemerintahan sebagai pedoman dalam pembangunan pemerintaha yang baik. Tak lupa penulis dalam karyanya ini menawarkan solusi berupa rekomendasi kepada pemerintah agar dapat merangkai kebijakan publik yang solid.

 

Resensi. Media Ibnu Wijaya 2017

 

Secara struktural dan penyajian buku ini memudahkan pembaca, terlebih lagi bagi masyarakat umum. Karena dalam buku ini setiap babnya memisahkan antara pendahuluan, berbagai permasalah yang ada, kesimpulan dan juga rekomendasi.

 

Dari segi fisik buku ini sangatlah elegan karena dibalut dengan sampul berwarna biru tua dengan peta Indonesia. Kertas yang digunakan pun cukup baik sebanding dengan harga yang ditawarkan buku sekelas ini. Namun buku ini kurang rapi dalam pengeleman di percetakan karena sangat terlihat tidak rapi terutama di halaman pertama dan kedua ujung buku.

 

Dari segi isi buku ini mudah cukup mudah dipahami dan penjabaran tentang konsep, undang – undang, permasalahan yang ditampilkan, penyelesaian, serta memberikan rekomendasi sangatlah detail serta dibeberapa bab disertakan bagan untuk lebih memperjelas materi.

 

Buku ini menyajikan tuju bab yang terdiri dari :

 

  1. BAB I Penguatan Otonomi Daerah : Problem dan Rekomendasi kebijakan.

 

  1. BAB II Standar Pelayanan Minimum (SPM.)

 

  1. BAB III Kabinet dan Reformasi Birokrasi : Tugas Presden Baru.

 

  1. BAB IV Arsitektur Kabinet : Menata Kembali Kelembagaan Pemerintahan.

 

  1. BAB V Manajemen Kepegawaian Daerah : Isu dan Rekomendasi Kebijakan.

 

  1. BAB VI Reformasi Manajemen Kepegawaian Untuk Membangun Aparatur Negara yang Professional.

 

  1. BAB VII Membangun Pemerintah Dunia Untuk Mewujudkan KeejahteraanRakyat.

Mengenai latar belakang penulis sendiri, Agus Dwiyanto merupakan guru besar Jurusan Manajemen Dan Kebijakan Publik di FISIPOL UGM dan juga beliau diangkat menjadi Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Tidak diragukan lagi kemampuan dan wawasan beliau mengenai administrasi publik dan permasalahan – permasalahan publik di Indonesia. Yang tetntunya beliau sangatlah berkompeten dan memiliki kans untuk menulis buku se kelas ini. Buku yang mempunyai jumlah halaman pokok 169 halaman, memberikan tambahan pengetahuan, wawasan serta literature yang cocok sebagai bahan kajian mahasiswa Ilmu Administrasi Negara maupun Ilmu Pemerintahan, namun tak terbatas golongan itu saja, buku ini juga dapat dibaca oleh masyarakat umum yang tertarik dengan dunia birokrasi serta politik.