Seri Merek: Sertifikat Merek

Pasal 27 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek, menyatakan bahwa Sertifikat Merek akan diterbitkan dan diberikan oleh Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual kepada pemohon atau kuasanya jika tidak telah memenuhi persyaratan dalam pemeriksaan substantif dan tidak ada keberatan dari pihak lain dan dalam waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal berakhirnya jangka waktu pengumuman.

Demikian pula Sertifikat Merek akan diterbitkan dan diberikan oleh Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual kepada pemohon atau kuasanya jika keberatan tidak dapat diterima dan dalam waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal permohonan tersebut disetujui untuk didaftar dalam Daftar Umum Merek.

Sertifikat merek sebagaimana yang diatur dalam Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek, memuat:

  1. Nama dan alamat lengkap pemilik merek yang didaftar;
  2. Nama dan alamat lengkap kuasa, dalam hal permohonan diajukan melalui kuasa sebagaimana dimaksud Pasal 10;
  3. Tanggal pengajuan dan tanggal penerimaan;
  4. Nama negara dan tanggal permohonan yang pertama kali apabila permohonan tersebut diajukan dengan menggunakan Hak Prioritas;
  5. Etiket merek yang didaftarkan, termasuk keterangan mengenai macam warna apabila merek tersebut menggunakan unsur warna dan apabila merek menggunakan bahasa asing dan/atau huruf selain huruf Latin dan/atau angka yang tidak lazim digunakan dalam bahasa Indonesia, disertai terjemahannya dalam bahasa Indonesia, huruf Latin dan angka dalam bahasa Indonesia serta cara pengucapannya dalam ejaan Latin;
  6. Nomor dan tanggal pendaftaran;
  7. Kelas dan jenis barang dan/atau jasa yang mereknya didaftar; dan
  8. Jangka waktu berlakunya pendaftaran merek.

 

Setiap pihak dapat mengajukan permohonan untuk memperoleh petikan resmi Sertifikat Merek yang terdaftar dalam Daftar Umum Merek dengan membayar biaya. Merek terdaftar mendapat perlindungan hukum selama 10 (sepuluh) tahun sejak tanggal penerimaan. Merek yang telah terdaftar dapat diperpanjang setiap 10 (sepuluh) tahun selama masih digunakan dalam kegiatan perdagangan.[1]

[1] Hariyani, Iswi, op, cit., hal.99.